Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘@penikmatsenja’s poem’ Category

Aku sedang merapikan hatiku yang berdebu.
Kutemukan namamu disitu.
Usang, seiring jalannya waktu.
Penuh coretan amarah, tapi tidak pudar.
Basah oleh air mata, tapi tak luntur.

Bukankah nama hanyalah sebuah penanda.
Bukti bahwa seseorang pernah ada.
Lihat, di dalam situ ada begitu banyak nama.
Tapi hanya namamu yang kuingat.
Membuat nafasku tercekat.

Seringnya ia tersangkut di tenggorokan,
kukeluarkan sesekali jika terpaksa.
Seringnya ia bermain-main di pikiran,
kukeluarkan sesekali lalu kuhancurkan dengan sengaja.
Maka untuk sebuah nama kukatakan,
Maaf, malam ini aku akan mendirikan pusara diatasnya…

Advertisements

Read Full Post »

Wanita di kepalamu

Keluarkan aku dari situ,
Dari ruang berdebu di kepalamu.
Bukankah aku telah lama mati.
Telah kau semayamkan bersama kenangan di hati.
Lalu untuk apa menyimpannya.

Aku menyesakkan.
Aku menghadirkan lara.
Sesekali merobek jiwamu menjelang senja.
Tidakkah kau sadar?
Aku telah menjadi penguasa.

Aku, cinta, telah lama menjadi nestapa.
Aku, rindu, telah mengabu oleh cemburu.
Aku, gempita, telah menjadi suara-suara senyap.
Membuatmu tidur dengan lubang besar di dada.
Berharap aku tak pernah nyata.

Maka sayangku, keluarkan aku dari situ.
Sebelum gelap mengaburkan mata.
Dan aku membuatmu gila!

Read Full Post »

Di wajahnya aku melukis malam.
Lengkap dengan hiasan bintang-bintang.
Ia serupa malaikat tak bersayap.
Jatuh dengan penuh sahaja.

Di matanya kuukir siang.
Matahari terbit dari mata kiri, terbenam di kanan.
Ia serupa kilau pualam.
Tak ingin sekali pun kulihat pipinya berembun.

Di hatinya tak kudapati bunyi perang.
Atau bendera-bendera penuh amarah.
Tidak, jiwanya seteduh Dalai Lama.
Penuh kasih dan cinta.

Di wajahnya aku melukis malam.
Indah, seperti hati perempuan.

Read Full Post »

Gravity*

There she goes.
To the room full of people.
Smiling but aching.
Laughing but inside, crying.
It must be something to do with gravity.
Cause she keeps on falling.

Through the night she sleeps.
Imagining death.
Cursing the universe.
That brings love inside her heart.
It must be something to do with gravity.
Cause no matter how hard she stands,
She keeps on falling.

She cries her heart out.
O how her soul has been stolen.
Just like an angel, fallen.
O how her dreams were drought
It must be something to do with gravity.
Cause now she’s empty.

*one of John Mayer’s single

Read Full Post »

Kunang-kunang

Kunang-kunang yang terbang.
Membawa setitik cahaya.
Serupa cinta.
Untuk kekasihnya, senja.

Lihat pendarnya dimana-mana
Mengalahkan siang pada titik kulminasi.
Lihat terbangnya yang diam-diam
Tak ingin membangunkan malam.

Kadang ia ditelan senyap.
Berharap rasa ini tak segera lenyap.
Sebab apakah ini cinta,
Ia hanya bisa menebak-nebak

Kunang-kunang sayang.
Dunia hampir temaram.
Sanggupkah kau bertahan.
Saat masih jauh darimu, keabadian.

Tapi biarkan senja di pangkuan.
Denganmu ia tenteram.
Denganmu ia tenang.
Denganmu, bulan pun kalah terang.

(dedicated to @MahaEza)

Read Full Post »

Bukankah telah kumakamkan cinta tadi malam
Disaksikan kenangan dibawah temaram
Bukankah telah kubunuh rindu dikala senja
Saat hujan kembali meraja
Lalu mengapa masih ada bening yang tertahan
Di sudut mata
Mengakar ke jiwa

Serupa monolog pagi
Bantal-bantal ini mulai berkisah
Tentang cinta yang tak mau pergi
Tentang pengharapan yang mulai gelisah
Dan mimpi-mimpi yang akhirnya gila

Serupa percakapan senja
Antara logika dan impian yang tak pernah sepaham
Hingga kakimu terluka melangkah
Di setapak masalah, berdarah
Di danau kehampaan, tenggelam.

Bukankah telah kusimpan resah dalam lemari
Bersama bayang-bayangmu terkunci
Kurasa mengenalmu, membuatku berjodoh dengan air mata.

Read Full Post »

You’ve been wandering through my dreams.
With shadows unnamed.
When I got so much to say,
You always leave me astray.

My better half…
Life without you made me stranded.
Love without you, my heart can’t mend.
So in the dusky night,
I keep my prayers in the shelf.

Catch my breath in window pane.
It smells fear.
Catch my fall without any blame.
Before my eyes shed a tear.

Ride me to the wind.
All along, through the deepest ocean.
I have no doubt, I won’t surrender.
For you my dear, are my better half…

Read Full Post »

Older Posts »