Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘@eswlie’s poem’ Category

J A T U H

hatimu puncak-puncak menjulang
terjal
jejal

aku pendaki Sisifus, jatuh berlinang
mengenjal
pada rindu yang
ajal
.
.
.

Advertisements

Read Full Post »

Seperti Siapa?

seperti gulita,
engkau menutupi hatiku
dengan rindu yang berbayang

seperti kilat,
engkau datang berkelebat
dengan pekak luka yang gemuruh

lantas, siapakah lelaki yang paling lelaki?
Kilat yang luka saat engkau luka,
atau Gelap yang menyembunyikan luka yang membayang di setiap rindumu?

Read Full Post »

per.pi.sah.an

pergilah, dengan katakata
sisakan untukku puisi
sebab aku ingin menghitungi jarak yang spasi

pergilah, dengan cahayacahaya
sisakan untukku bebayang
sebab aku ingin merindukanmu dengan membuta

pergilah.
aku akan baik-baik saja.

Read Full Post »

Aku-Kau, Kau-Aku

Engkau cahaya, aku hujan.
Seperti apakah pelangi yang kita bagi?

Engkau malam, aku kelam.
Seperti apakah gelap yang kita kuas?

Aku senyap, engkau pengap.
Seperti apakah sunyi yang kita simpan?

Aku bunyi, engkau suara.
Seperti apakah riuh yang kita tabuh?

Engkau mata yang telaga, aku mata yang keranda.
Di manakah air mata itu kita benamkan?

Aku senyum yang patah, engkau senyum yang tiada.
Di manakah binar yang kita damba?

Aku dan Kau.
Di manakah kita?

Read Full Post »